Minggu, 10 Oktober 2010

Dan Aku Lelah

Ketika lelah merasuk ke dalam sumsum tulang
Serasa raga tanpa nyawa melanglang malam
Percikan kecil cahaya suram kilaukan mata
Mimpikan Tabir jingga dan lentera emas

Getir nafas dan keluh kesah ini
Membuat aku Rindu hangat dekap ibu
Tertatih mulut berkata-kata tiada makna
Dan selalu coba hadirkan riang dalam kata

Bagaikan atlas yang dihukum Zeus
Letih pundak ini menanggung bumi
Mati rasa mati raga mati indera
Hingga aku bertanya apa aku masih bernyawa

Beri aku nafas segar wahai peri mimpi...
Bawa aku ke alam bawah sadar yang indah
Bawa aku ke lembah-lembah berpelangi
Dan buat aku lupa lelahku

Beri aku segelas susu wahai sapi-sapi di vrindavan
Akan ku teguk dengan nikmat sampai isi gelasku habis
Dan beri aku waktu sedikit lagi malaikat maut
akan kucoba nikmati lelahku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar