Jumat, 04 Februari 2011

Pangeran Malu

Aku pangeran malu
Anak sang pengelana waktu
Yang terbentuk dari gerimis
Dan hembusan angin senja
Aku tak pandai bicara dan berlaku
Aku hanya bisa menatap sayu peristiwa

Aku pangeran waktu
Tumbuh dewasa bersamaan ketika pohon pinus gugur
Saat matahari memanas dan air kolam yang pasang mulai menyurut
Ketika semua tidur dalam kesepian
dan makan malam mereka hanya ditemani ransum

Aku pangeran malu
Berteman dengan hembusan malam
Yang dingin tak berperasaan
Para pecinta yang durja
yang diam bisu melihat pujaan
Berkeliling dengan kerudung kelam
Dan tinggal di istana suram